The Effect of Local Original Revenue, General Allocation Funds and Special Allocation Funds on Economic Growth and Capital Expenditure as Intervening Variables in Central Kalimantan Province
DOI:
https://doi.org/10.64137/31080030/IJFEMS-V2I3P101Keywords:
Growth, Islamic Economics, Regional Original Income, General Allocation Funds, Special Allocation Funds, Capital ExpendituresAbstract
This study aims to determine and analyze the effect of local original revenue, general allocation funds, and special allocation funds on economic growth and capital expenditure as intervening variables in Central Kalimantan Province 2019–2024. This study uses a mixture of quantitative and qualitative methods. The population consists of 14 districts/cities and a sample of 84 (14 districts/cities x 6 years). The data used are secondary data from library research techniques, and hypothesis testing uses path analysis techniques. The data is processed with the help of the Statistical Package for Social Science (SPSS) application. The results of this study indicate that local revenue, general allocation funds, and special allocation funds have a positive and significant effect on economic growth in Central Kalimantan. The implementation of sharia principles in the management of DAU will not only support economic growth, but also the welfare of society as a whole. Collaborative efforts between the government, society, and the private sector are needed to achieve this goal.
References
[1] Prof. Dr. Rahardjo Adisasmita, TEORI-TEORI PEMBANGUNAN EKONOMI PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PERTUMBUHAN WILAYAH, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2018.
[2] DAKHOIR ITSLA, “EKONOMI ISLAM DAN MEKANISME PASAR (REFLEKSI PEMIKIRAN IBNU TAYMIYAH) | Perpustakaan Poliwangi,” Perpustakaan Poliwangi, 2017, doi: https://doi.org/978-602-60257-8-4.
[3] Abdullah Abdul Husain AT-Tariqi, Ekonomi Islam: Prinsip, Dasar dan Tujuan, Magistra Insania Press, 2004.
[4] Arisyahidin Arisyahidin, M. Kusuma, A. Hadi, and M. Nunes, “Capital Structure and Sustainability Performance: Leverage Modification through Equity Disaggregation,” Jurnal REKSA Rekayasa Keuangan Syariah dan Audit, vol. 12, no. 2, pp. 119–139, Sep. 2025, doi: https://doi.org/10.12928/jreksa.v12i2.13643.
[5] Eko Marsono, Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah, 2021.
[6] Erlina, O. S. Rambe, and Rasdianto. Akuntansi Keuangan Daerah Berbasis Akrual, Penerbit Salemba Empat, 2018.
[7] Moh. Faizin, Buku Ajar Ekonomi Makro Islam. Penerbit NEM, 2021.
[8] Irfan Syauqi Beik, Laily Dwi Arsyianti, Ekonomi Pembangunan Syariah Edisi Revisi, Jakarta: PT RadjaGrafindo Persada, 2016.
[9] Islahi, Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah, Terjemahan Oleh Ansyari, 2019.
[10] Kurniawati nursepti, Ariyani, and Rohmad Yuliantoro, “Analisis pengaruh sumber pendapatan daerah terhadap belanja modal dan pengaruh belanja modal terhadap pemeriharaan dalam realisasi anggaran pemerintahan kabupaten/kota di provinsi jawa tengah dan provinsi daerah yogyakarta tahun 2006-2010,” Jurnal REKSA: Rekayasa Keuangan, Syariah dan Audit, vol. 1, no. 1, pp. 47-64, 2012.
[11] Naf’an, Ekonomi Makro Tinjauan Ekonomi Syariah, 1st Ed., Yogyakarta: Indonesia, Graha Ilmu, 2014.
[12] Syed Nawab Haidar Naqvi, Menggagas Ilmu Ekonomi Islam, 1st Ed., Yogyakarta: Indonesia, Pustaka Pelajar, 2009.
[13] Rizal Muttaqin, “Pertumbuhan Ekonomi dalam Perspektif Islam,” Maro, Jurnal Ekomomi Syariah dan Bisnis, vol. 1, no. 2, 2018, doi: https://doi.org/10.31949/mr.v1i2.1134
[14] Sukirno Sandono, Makroekonomi Teori Pengantar, Bandung: PT. Rajagrafindo Persada, 2018.
[15] Sri Ayem, "Pertumbuhan Ekonomi, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Belanja Modal Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Periode 2011-2016,” Akuntansi Dewantara, vol. 2, no. 179, Oktober 2018.
[16] Yoyo Sudaryo, Devyanthi Sjarif, and Nunung Ayu, Keuangan di Era Otonomi Daerah, Yogyakarta: Andi (Anggota IKAPI), 2018.
[17] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Bandung: Pustaka Ilmu, 2018.
[18] Dayu Suhardi, “Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Investasi dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Parepare,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 1 no.2, pp. 31-43, 2018.
[19] O. B. Talangamin, P. Kindangen, and R. A. M. Koleangan, “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus Terhadap Pertumbuhan Ekonomi,” Grafindo, vol. 90, 2020.
[20] V. T. Vanesha, S. Rahmadi, and P. Parmadi, “Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus terhadap belanja modal pada kabupaten/kota di Provinsi Jambi,” Jurnal Paradigma Ekonomika, vol. 14, no. 1, pp. 27–36, May 2019, doi: https://doi.org/10.22437/paradigma.v14i1.6609.
[21] Waryanto, “Pengaruh Pendapatan asli daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia, Berdasarkan hasil penelitian ini menjelaskan belanja modal berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi,” Indonesian Treasury Review, Pembendaharaan Keuangan Negara dan Kebijakan Publik, vol. 2 no. 1, pp. 35, 2017.


